Diktator: Dari Nero sampai Khadafi!

Dari zaman baheula sampai era digital, tabiat para diktator tidak pernah bersulih. Bengis, angkuh dan nyentriknya tetap sama!

Lucius Annaeus Seneca Muda mati dalam penyesalan. Seneca tak habis pikir, kenapa sang murid tercinta bisa sakit jiwa. Filsuf legendaris Romawi itu dipaksa berkalang tanah atas perintah sang murid, Nero Claudius Caesar Agustus Germanicus. Seneca dieksekusi atas dalih pemberontakan.

Nero lahir 15 Desember 37 Masehi dengan nama asli Lucius Domitius Ahenobarbus. Ia lahir dari pasangan psikopat. Ibunya Agrippina the Younger dan Ayahnya, Gnaeus Domitius Ahenobarbus.

Agrippina dikenal doyan gonta ganti suami. Ia tidak ragu melakukan incest (hubungan sex sedarah) demi meloloskan keinginan. Sifat ambisius, membawa Agrippina mempunyai hubungan sexual dengan Caligula (saudara laki-laki), Marcus Aemilius Lepidus (sepupu), bahkan dengan Kaisar Claudius, pamannya sendiri.

Sang Ayah yang mati muda tak kalah durjana. Gnaues pernah menunggangi anak kecil laiknya kuda demi sebuah kesenangan. Ia tega mengcongkel mata orang yang mengkritiknya. Gnaues bisa membunuh gara-gara perkara sepele.

Nero mewarisi perilaku pelik orang tuanya. Selama berkuasa Ia bertangan besi dan berdarah dingin. Nero jatuh cinta pada seni dan olahraga. Ia juga pandai mencipatkan lagu dan menulis puisi. Di zaman kekuasaanya, Nero membangun teater, mempopulerkan atletik dan pertandingan gladiator.

Sebagai seniman, Nero kerap menggelar pertunjukan. Ia ramah kepada actor-aktor muda dan suka mempromosikan mereka. Nero perah mengajak seorang actor bernama Paris bermain di teater. Kehebatan Paris bermain di panggung ruapanya membuat Nero cemburu. Di tahun 67, Nero menghukum mati Paris dengan alasan kemampuan acting Paris mengalahkannya.

Di tahun 60 SM dan 65 SM, Nero menggelar festival sastra yang melahirkan epos “Troica” yang mengisahkan Perang Troya. Selama festival itu, Nero mengurung rakyat Romawi dalam teater dan memaksa mereka mendengar lagu dan puisi yang ia ciptakan. Ia menjadi seniman paling dibenci dalam sejarah Romawi.

Di bidang olaharga, Nero berkali-kali mengikuti festival. Ia pernah mengikuti Olympia dan Delphi di Yunani. Ia bahkan memenangi seluruh tropi. Tapi seperti biasa, Ia menang karena menyuap juri dan memaksa penonton tidak beranjak ketika Ia bertanding.

Di tahun 68 SM sebuah revolusi rakyat pecah. Sang kaisar terpaksa bunuh diri. Pada detik-detik menjelang ajal, Nero cuma memikirkan reputasinya sebagai artis.”Qualis atifexpereo! (Dunia akan kehilangan seniman besar),”kata Nero.

Berabad-abad setelah kematian Nero, ternyata diktator masih hidup dalam tradisi yang sama. Di balik gurun pasir dan genangan minyak bumi, Kol. Mohammar Khadafi memerintah dengan jalan yang tidak lazim.

Muammar Abu Minyar al-Qaddafi

Muammar Abu Minyar al-Qaddafi (Khadafi) lahir Surt, Tripolitania, 7 Juni 1942. Khadafi mencaplok kekuasan resmi di tahun 1969. Ia menghancurkan sistem monarki di bawah kekuasaan Raja Idris lewat revolusi bertajuk Al Fatah. Saat itu Khadafi baru berpangkat kapten.

Revolusi itu berlangsung cepat dan tanpa darah. Didorong rasa dongkol dan malu atas kekalahan negara Arab dalam perang melawan Israel di tahun 1967. Khadafi marah dan kecewa kepada Raja Idris yang tidak melakukan apa-apa untuk membantu saudara Arabnya.

Sang Raja yang tengah sakit-sakitan, berencana menyerahkan kekuasan kepada keponakannya, Sayyid Hasan ar-Rida al-Mahdi as-Sanusi. Penyerahan tahtah dijadwalkan berlangsung pada 2 September 1969. Satu hari menjelang penyerahan kekuasaan, Khadafi mengumumkan pengambil alihan kekuasaan. Melalui radio, Ia mengatakan bahwa Lybia berada ditangan Dewan Komando Revolusi. Sejumlah pejabat dan kepala staff militer yang setia kepada Raja Idris ditangkap.

Raja Idris yang berobat di Mesir terkejut. Ia tidak dapat kembali ke Lybia. Sampai akhir hanyatnya, Raja Idris gagal kembali ke tanah airnya.

Saat berkuasa, Khadafi naik pangkat menjadi kolonel. Ia duduk sebagai Ketua Dewan Komando Revolusi (1969-1977). Kemudian posisi Khadafi berubah menjadi perdana menteri (1970-1972). Lalu berubah lagi menjadi sektretaris jenderal (sekjend) Mukmamar Rakyat Umum (1977 – 1979).

Di tahun 1979, Khadafi melepas semua kekuasaan formal. Ia tidak lagi menjabat sebagai Sekjend (MRU). Tapi ia tetap berkuasa penuh atas pemerintahan di Lybia. Inilah yang aneh dari sistem pemerintahan negeri kaya minyak itu. Mereka dipimpin seseorang yang tidak jelas asal kekuasaannya. Presiden tidak, perdana menteri tidak, sekjend tidak, apalagi raja, tidak juga!

Ia hanya memproklamirkan dirinya sebagai “Brother Leaders”. Pembimbing revolusi.

Walau begitu, Khadafi menganggap Lybia sebagai negara paling demokratis di muka bumi. Ia percaya konsep Jamahiriya (negara massa) lebih demokratis ketimbang demokrasi barat. Ia marah besar jika Lybia dianggap tak demokratis.

Ia pernah mengancam menuntut jurnalis CNN, Jonathan Mann karena mempertanyakan demokrasi Lybia.” Bila ada yang bilang bahwa Libya itu tidak demokratis, maka hal itu saya anggap sebagai penghinaan besar. Untuk mengembalikan kehormatan akibat penghinaan itu, hanyalah lewat pengadilan. Akan saya gugat Anda,” kata Khadafi.

Khadafi tidak cuma nyentrik soal politik. Gaya berpakaiannya juga tidak kalah aneh. Ia rajin menggunakan pakaian tradisional Lybia berserta sun glass terbaru dalam setiap penampilan. Kostum militernya tidak kalah unik. Ia senang menggunakan seragam model tentara eropa di abad ke 18. Tanda pangkat dibahunya, selalu dihiasi rumbai-rumbai dari hayaman benang.

Khadafi merasa aman dekat perempuan. Pasukan pengawal pribadinya didominasi perempuan. Kemanapun Khadafi pergi, Ia selalu ditemani perempuan pirang asal Ukraina yang menjadi juru rawat pribadinya. Ia pernah menyelenggarakan kontes kecantikan Miss Net World.Ini kontes pertama bagi Libya dan di dunia. Ajang ini memilih ratu-ratuan kecantikan yang diselenggarakan di internet.

Khadafi juga dikenal pecinta catur, pacuan kuda dan penari flamenggo yang hebat.

Di mata lawan politiknya, Khadafi adalah sosok yang tak berperasaan. Di saat menghadapi demonstrasi mahasiswa di tahun 1970an, Khadafi menggunakan tangan besi. Ia menangkap demonstran dan menghukumnya di depan public.
“Era 70-an, saat menghadapi gerakan mahasiswa, Khadafi terang-terangan menggantung para mahasiswa, yang berdemonstrasi di alun-alun Tripoli dan Benghazi,” ujar al-Abdalla, sekrektaris jenderal Front Nasional untuk Keselamatan Libya, seperti dikutip stasiun berita Al Jazeera.

“Dia melakukan eksekusi, yang mungkin paling brutal pernah kami saksikan, atas 1.200 tahanan di penjara Abu Salim. Mereka sudah dipenjara, lalu dieksekusi dalam waktu kurang dari tiga jam,” kata al-Abdalla (vivanews, 4/3/11).

Menghadapi demonstrasi di Lybia, Khadafi tidak mau ambil pusing. Ia memilih jalan praktis. Jika di negara lain, demonstrasi dihapi dengan pasukan bersenjatakan pentungan dan gas air mata. Maka di Lybia, Khadafi mengirimkan pesawat tempur dan bom untuk membubarkan demonstran. Khadafi bahkan membayar pasukan dari negara tetangga untuk menembaki rakyatnya sendiri.

Khadafi tak kalah nyentrik dari Kaisar Nero. Menjelang serangan sekutu ke Lybia, Khadafi masih sempat mengirim surat kepada obama. Dalam surat itu, Ia menyakinkan Obama bahwa demonstran yang menentangnya adalah Al-Qaidah. Ia bahkan menyebut Obama sebagai,”Anakku…”

“Seperti telah saya katakan sebelumnya, jika Tuhan mengizinkan, nanti akan ada perang antara Libya dan AS, kamu akan selalu ingat anakku bahwa saya akan tetap mencintaimu. Saya tak ingin mengubah pandangan yang saya miliki tentangmu. Seluruh warga Libya kini bersamaku, siap untuk mati baik wanita maupun anak-anak. Saat ini kami berperang tak lain untuk melawan Al-Qaidah yang sering dianggap sebagai Islamic Maghreb. Ini adalah kelompok bersenjata yang melakukan perlawanan dari Libya ke Mauritania, dan terus melewati Aljazair dan Mali … Jika saja mereka merebut kota-kota di AS dengan kekuatan senjata, katakan padaku apa yang akan kamu lakukan?” (Vivanews, 20/3/11).

Diktator memang aneh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s